Thursday, June 16, 2022

PERMATA INDAH DARI PENYAIR RUMI


1. Apa itu racun ?
Apa pun yang lebih dari kebutuhan kita adalah racun. Ini bisa berupa kekuatan, kekayaan, kelaparan, ego, keserakahan, kemalasan, cinta, ambisi, kebencian atau apapun

2. Apa itu ketakutan ?
Ketakutan adalah ketidakpastian yang kita tidak bisa menerimanya. Jika kita bisa menerimanya, maka ketidakpastian itu menjadi petualangan.

3. Apa itu iri hati ?
Iri hati adalah ketika kita tidak menerima kebaikan orang lain. Jika kita menerimanya sebagai sesuatu yang baik, ia menjadi inspirasi.

4. Apa itu amarah ?
Amarah adalah saat kita tidak menerima hal yang berada di luar kendali kita. Jika kita dapat menerimanya, ini menjadi toleransi.

5. Apa itu kebencian ?
Kebencian hadir saat kita tidak menerima orang lain apa adanya. Jika kita menerima orang lain apa adanya, ini adalah cinta.

Terimakasih
www.pusatgurahjakarta.com

Monday, June 13, 2022

BELAJAR DARI SEKOCI


Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju ke sekoci untuk menyelamatkan diri.

Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu.

Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum sekoci menjauh dan setelahnya kapal tenggelam.

Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”

Sebagian besar murid-murid itu menjawab, “Aku benci kamu!” “Kamu egois!” “Nggak tau malu!”

Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab.  Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.

Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”

Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”

Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”

Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.

Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.  

Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.” Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.

Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam implikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.

Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.

Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.

Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.

Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar,  mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.

Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.

Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.

Bagaimana menurut Anda? Sumber : Adi w Gunawan

Tuesday, June 7, 2022

TIDAK SEMPURNA

Tidak ada yang mau menjadi tidak sempurna. Setiap individu pasti memilih kesempurnaan, sebagai salah satu bentuk keyakinan mereka untuk bisa meraih dunia.

Iklan kosmetik hadir dengan mimpi membuat wajah wanita berubah menjadi cantik alias sempurna. Bintang komedi yang tidak sempurna, seringnya jadi bahan olok-olok dengan cara didorong sana-sini dan bahkan dihina terus-menerus sepanjang pertunjukan.

Siapa bilang ingin sempurna hanya menjadi impian para wanita?

Untuk lelaki dihadirkan produk susu dan postur tubuh idaman para lelaki.  Dan postur tubuh seperti itu yang menurut iklan disukai para wanita. Anak-anak kita juga dihadirkan pada sosok sempurna bernama pangeran dan putri, dengan kisah indahnya yang membuat mereka yakin ketidaksempurnaan itu tidak ada. Dan sempurna adalah keharusan.

Sempurna dan tidak sempurna adalah dua mata sisi uang. Masing-masing dari kita pasti memilikinya. Tapi sayangnya banyak yang hanya fokus pada kesempurnaan bukan sebagai titik akhir, tapi justru pada titik awal.

Mungkin dengan alasan seperti itu, banyak orangtua yg menekan anak-anaknya untuk berprestasi, bukan karena anak mencintai jalur yang ditekuninya. Mungkin juga dengan alasan itu, kita justru banyak sekali menemukan teman-teman di dunia nyata yg depresi dan akhirnya fokus pada kehidupan di dunia maya.

Sempurna untuk setiap orang memiliki standar berbeda.

𝐉𝐚𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐦𝐩𝐮𝐫𝐧𝐚

Sesuatu yang spesial itu adanya di dalam diri kita.
Begitu kita merasa spesial atau istimewa, maka segalanya akan menjadi berbeda.

Itu nasihat burung bangau bapak tiri panda dalam film Kungfu Panda:

𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐦𝐩𝐮𝐫𝐧𝐚                                   

Ketidaksempurnaan itu ada.
Tapi bukan sesuatu yang penting.

Yang penting adalah justru ketika kita menyadari bahwa banyak hal lain yang bisa dikejar, dan melupakan ketidaksempurnaan yang kita miliki .

Beast tidak sempurna menjadi makhluk monster singa. Tapi ia sempurna kebaikannya sehingga bisa membuat putri cantik yang jadi tawanannya jatuh hati setengah mati dan meningalkan pemujanya yang rupawan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Operasi plastik menjadikan para wanita sempurna. Tapi tetap ada ketimpangan di hati mereka. Banyak bintang film Korea yang cantik dan digila-gilai penggemarnya, toh nasibnya berakhir tragis. Mereka memutuskan bunuh diri.

Robin Williams sosok guru sempurna dalam film Dead Poets Society juga seperti itu. Ia ditemukan bunuh diri di dalam kamarnya. Padahal sebagian besar penggemarnya menganggap hidupnya sempurna seperti di film-filmnya. Tidak sempurna memang tidak enak. Sempurna itu seperti gunung yang tinggi dan gagah atau matahari di siang hari.

Yang bisa kita pelajari adalah bahwa kesempurnaan sebuah gunung berapi menyimpan bara yang bisa meledak dan menghanguskan diri sendiri dan orang di sekitarnya. Kesempurnaan matahari menyilaukan dan justru dijauhi banyak orang. Jika hari ini kita tidak sempurna, maka bersyukurlah. Itu artinya kita masih seorang manusia.

Demikianlah adanya.
Demikianlah kenyataannya.

Terimakasih
www.pusatgurahjakarta.com

Saturday, May 28, 2022

KAYA DAN MISKIN


Uang dan materi tidaklah kotor, tidak jelek dan tidak beracun. Ia bersifat netral, sama seperti pisau yang tidak bersifat jahat ataupun baik. Uang atau materi sama seperti pisau yang bisa digunakan untuk hal yang baik dan juga bisa digunakan untuk hal yang jahat.

Uang dan materi sebaiknya dipandang dan digunakan hanya sebagai alat dan sarana. Sarana untuk melakukan kebaikan.

Mempunyai uang yang lebih banyak akan membuka kesempatan untuk melakukan kebaikan lebih banyak lagi.

Mempunyai kendaraan akan membuat melakukan kebaikan lebih banyak daripada tidak mempunyai kendaraan.

Orang kaya yang bisa menggunakan kekayaan yang dimilikinya sebagai alat untuk melakukan kebajikan, itulah orang kaya yang sungguh kaya: kaya materi dan kaya kebajikan.

Orang kaya yang sebenarnya miskin akan memandang harta hanya sebagai milikku saja, ia selalu merasa kurang, tidak pernah merasa cukup, dan tidak mau menggunakan hartanya sebagai alat untuk berbuat kebajikan.

Orang miskin yang berusaha menjadi orang kaya dengan cara-cara jahat, itulah orang miskin yang benar-benar miskin.

Orang yang miskin materi tetapi tetap berusaha memberikan kebaikan bagi masyarakat sesuai dengan kemampuannya, maka dialah orang miskin yang kaya. Miskin materi tetapi kaya dengan kebajikan.

Kalau seseorang miskin materi, dia sendiri yang miskin. Berbahaya sekali bila ada orang tega mengorbankan orang lain hingga orang lain itu menjadi miskin, dan kalau tidak dicegah, ia akan membuat korban yang lebih banyak lagi

Sesungguhnya kemiskinan moral jauh lebih berbahaya dari pada kemiskinan materi.

Terimakasih
www.pusatgurahjakarta.com

Monday, April 25, 2022

NASIHAT


Dalam menjalani hidup, harus mau dan bisa membingkai peristiwa secara memberdayakan.......

Misal:
Banyak orang ketika dikhianati oleh orang lain, menjadi pahit, dendam, dan menyalahkan orang lain........... Tapi kalau ia membingkai dengan memberdayakan, ia akan bersyukur, karena ditunjukkan dan dijauhkan dari orang yang tidak tulus, tidak murni, dan yang tidak menghargai segala perbuatan baikknya, dan ia tidak perlu lagi terhubung dengan orang itu

Banyak orang mengalami kesulitan hidup, entah di bidang finasial, hubungan, kesehatan, bisnis, keluarga, dll, dan banyak yang stress, kecewa, pahit, dan menyalahkan di luar dirinya........ Tapi bagi orang yang telah sadar, ia menerima 'kawah candradimuka' itu sebagai proses pembelajaran dirinya, untuk terus bekerja keras memperbaiki diri, mengembangkn diri, meletakan dasar yang kuat dalam kehidupannya, terus lagi belajar dan berlatih, dan mulai selalu melakukan yang terbaikk......... Dan di atas itu semua, ia terus fokus pada visinya, impiannya, tujuannya, yang terus menariknya...... Sehingga setelah melewati 'gurun' nya ia akan sampai ke tujuan2annya.......... Dan juga tidak lupa untuk mensenyumkan bibirnya walaupun itu terpaksa, karena ia sadar bahwa senyum adalah gerbang kebahagiaan, dan tetap menggembirakan dirinya dengan berbagai cara............

Tidak ada gunanya menyalahkan di luar diri, Tapi FOKUSLAH mendisiplin diri dalam perbaikan, mengembangkan diri, terus belajar dan berlatih, membentuk diri, karena ketika diri kita sudah berubah, semua juga akan berubah untuk kita........ Untuk mengubah kehidupan kita, pertama2 kita harus mengubah diri kita, untuk mengubah diri kita, kita perlu belajar memperbaiki diri, dan melakukannya............

Sambil menerima semua yang terjadi dan mensyukuri apa yang ada pada kita saat ini, tetaplah memiliki visi/impian/tujuan, karena dengan itu kita akan kuat menghadapi kesulitan/tantangan kehidupan.........

Bukan cuma kamu, semua orang hebatt mengalami 'Gurun'/"Kawah candradimuka", dan dari situlah muncul mana yang binasa, mana yang menjadi pemenang dalam kehidupan........

Jangan menjadi pahit, apalagi menyimpan kepahitan dalam hidup...........

Katakan Ura, lalu bersyukurlah...........

BERSUKACITALAH, gak ngerti arti bersukacita? Gembira ngerti?

Sumber : Romo dewa

Friday, April 22, 2022

CARA BERTINDAK YANG TEPAT, BUKAN YANG BAIK

Tadi malam saat sedang duduk, di hadapanku ada seekor capung telentang, dan tidak jauh dari situ ada beberapa ekor cicak yang siap memangsanya, dan ini menarik serta membuatku bertanya-tanya, "Haruskah kutolong capung ini agar terbang?". "Kalau kutolong cicak gak dapat makan malam dong", "Apakah ini tanggung jawabku, urusanku atau bukan?" dll, dan akhirnya aku diam serta berseru dalam hati kepada Sang Pencipta sebelum bertindak, "Mohon bimbing untuk bertindak yang tepat" kemudian saya diam serta memperhatikan saja, dan tiba-tiba capung terbang sendiri........

Dalam hidup harus melatih bertindak yang tepat bukan yang baik, karena apa? Karena perbuatan baik justru bisa membawa penderitaan dan kesalahan fatal

Sedari kecil kita dididik untuk berbuat baik, mengutamakan orang lain, menolong orang lain, bahkan harus mengorbankan diri sendiri, dan itulah alasan utama kenapa orang-orang baik justru hidupnya menderita, mengalami penderitaan berturut-turut. Belum lagi kalau tindakan baiknya untuk mendapat balasan di kehidupan lain, di kesempatan lain, dll, itu akan membuatnya semakin menderita. Pun berbuat baik dengan keiklhasan, tulus, kalau tidak tepat itu juga membawa kepada kesalahan, dan fatal

Di dunia ini banya sekali karena perbuatan baik orang-orang akhirnya kacau, nglunjak, memanfaatkan orang baik, dan orang yang mendapat perbuatan baik tidak berkembang dan menjadi orang-orang gampangan, lemah dan selalu menyalahkan kehidupan dan apapun

Banyak orang tua karena saking sayangnya sama anak, saking baiknya sama anak, anak-anaknya menjadi lemah, tidak mandiri, gampangan, emosian, mudah sakit, dll

Banyak pekerja rumah tangga dibaikin sama majikannya, malah nglunjak, mencuri, malas-malasan dll

Dan jutaan kisah penderitaan, drama kesedihan terjadi di dunia ini karena akibat perbuatan baik di awalnya.......

Dunia telah banyak mengalami kerusakan dalam banyak aspek kehidupan, karena ajaran berbuat baik, bukan ajaran berbuat yang tepat, bertindak yang tepat

Bertanyalah selalu ke dalam diri, "Tindakkan tepat apa yang harus kulakukan?"


Sumber : Romo Dewa

MUTIARA IMAN


Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyaknya permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.

Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air, sampai airnya mendidih. Lalu sang ibu menuangkan 'Air Panas Mendidih' itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua, ia masukkan TELUR, dan di gelas ketiga, ia masukkan TEH.

Setelah menunggu beberapa, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:

• WORTEL yang KERAS  menjadi LUNAK,
• TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,
• dan TEH menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan:
“Nak..... MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti Teh.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu. Sementara teh malah mengubah air, membuatnya menjadi harum.

Dalam setiap masalah, selalu tersimpan MUTIARA IMAN yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang:
• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri.
• Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Tuhannya...
• Ada juga yang justru semakin harum (seperti teh), menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.

Ada kalanya pertolonganNYA seperti terlambat datangnya......

Apa tujuannya?

Agar kita belajar SABAR, PASRAH, dan PERCAYA.

Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Tuhan selesaikan."

Selamat menikmati secangkir Kopi Hitam.

Bagaimana menurut Anda?